![]() |
| Membangun keharmonisan rumah tangga |
Sejak pertama dua insan, pria dan wanita, mengikatkan diri dalam tali pernikahan, tentunya hal yang sangat diidam-idamkan adalah memiliki rumah tangga yang harmonis. Referensi membangun keharmonisan rumah tangga bisa dipelajari dari buku-buku ataupun dari melihat dan mengamati kehidupan rumah tangga orang-orang di sekitarnya. Namun, seringkali ditemui bahwa apa yang dialami sendiri belum tentu sama seperti yang pernah dibaca di dalam buku maupun dari pengalaman keluarga lain. Untuk itu, sebagai pasangan baru, suami istri harus mulai belajar membangun dan menjaga keharmonisan rumah tangga.
1. Saling mengenal dan memahami
Ada beberapa pasangan yang sudah melakukan pendekatan sebelum mereka menikah, atau disebut dengan masa pacaran; namun banyak juga yang tanpa melakukan pendekatan yang berarti merasa cocok lalu menikah. Masa-masa pendekatan, baik di masa pacaran maupun masa awal-awal pernikahan, adalah merupakan masa adaptasi antara suami-istri. Jelas, karena mereka berasal dari dua keluarga yang berbeda. Jadi, wajib hukumnya bagi suami istri untuk saling mengenal dan memahami pribadi masing-masing.
2. Punya perasaan timbal-balik
Setelah saling mengenal satu sama lain secara lebih mendalam, maka suami istri akan membentuk ikatan sebagai partner dalam menjalani kehidupan rumah tangganya. Suami dan istri harus berbagi suka-duka, membagi kesedihan dan kegembiraan bersama. Apa yang dirasakan suami jangan dipendam sendiri, demikian pula dengan apa yang dirasakan istri. Harus dibicarakan secara terbuka. Keterbukaan perasaan ini salah satu hal penting dalam membangun keharmonisan rumah tangga.
3. Saling menghormati
Suami istri adalah partner. Masing-masing memiliki posisi sesuai porsinya. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Masing-masing menjadi pelengkap bagi yang lain. Apa yang menjadi hal-hal positif dari masing-masing pihak digunakan sebagai penopang untuk saling menghormati. Dengan demikian suami istri akan merasa nyaman dalam mengayuh biduk rumah tangganya.
4. Menyenangkan pasangannya
Dalam kehidupan rumah tangga, suami istri tidak boleh egois. Masing-masing harus berusaha mengedepankan dan mengutamakan pasangannya. Dengan demikian berarti mereka telah saling menanam benih-benih cinta dan
kedekatan kepada pasangannya. Hal ini akan memperkokoh ikatan cinta kasih di antara keduanya. Dengan saling menyenangkan diantara pasangan, akan terjaga sikap saling menghormati dan memunculkan aura positif diantara keduanya, dimana hal tersebut bisa menjadi tolok ukur keberhasilan suami istri dalam membangun keharmonisan rumah tangga.
Masih banyak tips-tips yang lain, kita bisa pelajari di lain kesempatan.

No comments:
Post a Comment