Saturday, August 30, 2014

Tips Menghangatkan Keluarga

Tips menghangatkan keluarga
Menjaga suasana kehangatan merupakan salah satu cara untuk menjaga keluarga yang harmonis. Bermula dari hal yang seringkali dianggap remeh dan kecil, ketegangan dapat terjadi. Ketidakpuasan dalam melakukan hal-hal rutin juga memicu berkurangnya kehangatan keluarga. Oleh karena itu perlu untuk meminimalkan pengaruh negatif akibat masalah ringan yang dihadapi. Tips yang dapat dilakukan adalah:

1.    Hindari membesar-besarkan masalah
Banyak pasangan yang meributkan hal kecil hingga berlaurut-larut. Misalnya si suami salah meletakkan kaus kaki yang seharusnya jadi satu dengan sepatu tapi diletakkan sembaragan di kamar. Seringkali hal tersebut dianggap oleh istri sebagai bentuk ketidaksopanan. Gerutuan dan omelan dengan muka masam tentu lama-lama akan mengganggu kehangatan diantara keduanya jika terulang setiap hari. Alih-alih mengomel, istri dapat mencontohkan hal yang seharusnya dilakukan suami dan mengingatkan dengan lembut.

2.    Menjaga emosi di menit terakhir
Rutinitas setiap hari seperti saat-saat berangkat kerja, berangkat sekolah, menjelang makan seringkali menciptakan ketegangan. Ketidaksabaran di menit-menit terakhir mendorong keluarnya kata-kata yang tidak enak didengar. Sikap menyalahkan satu sama lain ketika salah satu belum siap di menit sebaiknya di hindari agar tidak menyebabkan perselisihan yang berkepanjangan.

3.    Toleransi terhadap kekurangan
Pertengkaran yang dipicu karena perbedaan adalah hal yang lumrah. Namun bukan berarti seterusnya dapat dimaklumi. Menjaga komunikasi yang baik ketika salah satu belum jelas dengan apa yang disampaikan lebih baik dibanding mempermasalahkan kekurangan dan kelemahan pemahaman. Keluarga yang harmonis pasti selalu memperhatikan toleransi.

4.    Memperbanyak pelukan
Seringkali masalah selesai tanpa harus mengeluarkan kata-kata dan usaha yang berlebihan. Memeluk dengan hangat ketika salah satu mulai menunjukkan emosi dapat mengurangi keluarnya kata-kata yang tidak mengenakkan dan mengurangi ketegangan. Bahkan menurut studi psikologi, setiap orang memerlukan 4 pelukan setiap hari untuk tetap hidup, 8 kali sehari untuk sehat dan 12 kali setiap hari untuk awet muda dan bahagia. Hal yang murah untuk menciptakan keharmonisan rumah tangga.

5.    Menghadirkan keterbukaan
Keluarga yang harmonis terlihat dari sikap saling menghargai dan menghormati. Ketika anggota keluarga merasa dihargai dan di hormati, akan lebih mudah untuk saling terbuka. Keterbukaan menghindarkan fenomena emosi meledak akibat memendam masalah tanpa adanya penyelesaian yang diharapkan.

No comments:

Post a Comment